Ringkasan cepat: Singkong dipupuk umumnya dua kali: sekitar umur 1 bulan dan 2–3 bulan, bersamaan dengan penyiangan dan pembumbunan. Kunci umbi besar adalah kalium dan tanah yang gembur, bukan nitrogen tinggi. Nitrogen berlebihan membuat daun dan batang lebat tetapi umbinya kecil.
Lampung adalah provinsi penghasil singkong terbesar di Indonesia, disusul Jawa Tengah dan Jawa Timur, sebagian besar untuk pabrik tapioka. Pencarian “pupuk singkong agar cepat besar”, “pupuk singkong umur 1 bulan” sampai “umur 6 bulan” menunjukkan petani ingin tahu kapan dan apa yang harus diberikan.
Kenapa Kalium Sangat Penting?
Umbi singkong adalah tempat penyimpanan pati. Kalium berperan mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke umbi dan membantu pembentukan pati. Setiap ton umbi yang dipanen membawa keluar banyak kalium dari tanah, sehingga lahan singkong yang terus ditanami tanpa pengembalian kalium hasilnya makin menurun.

Persiapan Lahan
- Olah tanah cukup dalam dan buat guludan atau bedengan agar umbi mudah membesar dan tidak tergenang.
- Berikan pupuk kandang atau kompos bila tersedia.
- Pada tanah masam, kapur membantu penyerapan hara.
- Pilih stek dari batang tengah yang sehat, panjang sekitar 20–25 cm dengan beberapa mata tunas.
Jadwal Pupuk Singkong
Umur 1 bulan
Setelah stek tumbuh dan akar mulai aktif, berikan NPK dan sebagian urea dengan cara ditugal atau dibenamkan di samping tanaman. Lakukan penyiangan agar pupuk tidak direbut gulma.
Umur 2–3 bulan
Mulai fase pembentukan umbi. Berikan NPK dengan tambahan KCl lebih banyak. Lakukan pembumbunan agar tanah di sekitar pangkal gembur dan umbi punya ruang membesar.
Umur 4–6 bulan
Fase pembesaran umbi. Umumnya tidak perlu pupuk tabur lagi bila dua pemupukan sebelumnya cukup. Pada lahan miskin kalium, semprotan kalium lewat daun atau pupuk organik cair bisa membantu. Jaga lahan bebas gulma.
Umur 7 bulan sampai panen
Tanpa pupuk. Panen sesuai umur varietas, umumnya sekitar 8–10 bulan untuk kadar pati optimal.
Efisiensi Pupuk di Tanah Berpasir
Banyak kebun singkong berada di tanah berpasir atau lahan kering yang mudah kehilangan pupuk. Tambahkan bahan organik dan pembenah tanah. Asam humat dengan takaran umum sekitar 1–2 kg per hektar dicampur bersama pupuk, atau sesuai label, membantu tanah menahan kalium dan nitrogen. Contohnya Asam Humat (Humic Acid) 1 Kg.
Kesalahan yang Membuat Umbi Kecil
- Urea terlalu banyak: tajuk lebat, umbi kecil.
- Tidak ada kalium, terutama di lahan yang sudah bertahun-tahun ditanami singkong.
- Tanah padat dan tidak dibumbun.
- Gulma dibiarkan pada 3 bulan pertama.
- Stek dari batang muda atau batang yang sakit.
- Panen terlalu awal karena harga sedang naik.
Memilih Stek yang Baik
- Ambil dari tanaman berumur cukup tua (sekitar 8 bulan ke atas) yang sehat dan produktif.
- Gunakan bagian tengah batang; bagian pucuk terlalu muda dan bagian pangkal terlalu keras.
- Panjang sekitar 20–25 cm dengan beberapa mata tunas yang masih segar.
- Potong miring dengan alat tajam agar tidak pecah.
- Tanam tegak atau miring dengan sekitar sepertiga bagian masuk ke tanah.
Stek yang baik menghasilkan tanaman seragam, sehingga pemupukan pun lebih efisien.
Pupuk Singkong Sistem Kocor
Di YouTube, pupuk kocor singkong cukup populer untuk lahan sempit. Larutkan pupuk, lalu siramkan di sekitar pangkal tanaman. Cara ini cocok saat tanah kering, tetapi membutuhkan tenaga lebih banyak untuk lahan luas.
Produk Grha Indonesia Organik yang relevan
- Asam Humat (Humic Acid) 1 Kg — pembenah tanah, membuat pupuk kimia lebih efisien
- Ben Subur POC — pupuk organik cair makro-mikro + ZPT alami untuk buah & sayur
Tersedia di toko resmi TokoPertanianOrganik.com (Grha Indonesia Organik, Kebumen).
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Pupuk singkong umur 3 bulan apa?
NPK dengan tambahan KCl, disertai pembumbunan. Umur ini adalah awal pembesaran umbi.
Berapa lama singkong bisa dipanen?
Umumnya 8–10 bulan, meski beberapa varietas genjah bisa lebih cepat. Panen terlalu awal membuat kadar pati rendah.
Apakah daun singkong yang dipetik mengurangi umbi?
Pemetikan daun berlebihan mengurangi fotosintesis dan bisa menurunkan hasil umbi. Petik secukupnya.
Rujukan
- Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, Kementerian Pertanian RI: budidaya ubi kayu.
- Badan Pusat Statistik: produksi ubi kayu menurut provinsi.
- Saran pencarian Google dan YouTube Indonesia, diolah tim Grha Indonesia Organik (September 2026).
Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.
Komentar Terbaru