Ringkasan cepat: Busuk rimpang pada jahe dan kunyit umumnya disebabkan jamur tanah (seperti Fusarium dan Pythium) atau bakteri layu, dan dipicu media becek serta bibit yang membawa penyakit. Agen hayati Trichoderma paling efektif sebagai pencegahan untuk busuk karena jamur: dicampur ke media sebelum tanam, dipakai merendam bibit, dan dikocor ulang secara berkala.
Bagi penanam jahe merah dan kunyit di polybag maupun kebun, busuk rimpang adalah mimpi buruk. Setelah berbulan-bulan merawat, rimpang bisa lembek dan berbau saat dipanen. Pencarian “cara menanam jahe merah di karung” dan “jahe busuk” sering bersamaan, karena media karung yang terlalu lembap memang rawan.
Dua Penyebab Utama Rimpang Busuk
| Penyebab | Gejala | Pencegahan utama |
|---|---|---|
| Jamur tanah (busuk rimpang) | Daun menguning dari bawah, pangkal batang lembek, rimpang busuk berair | Media tidak becek, Trichoderma sejak awal |
| Bakteri (layu bakteri) | Layu mendadak dengan daun masih hijau, rimpang berlendir putih bila ditekan | Bibit bebas penyakit, sanitasi ketat, jangan pakai media bekas |
Trichoderma efektif menekan jamur penyebab busuk. Untuk layu bakteri, kuncinya adalah bibit sehat dan sanitasi, karena belum ada pengendali yang benar-benar menyembuhkan tanaman yang sudah terinfeksi.

Kenapa Trichoderma?
- Menduduki permukaan akar dan rimpang lebih dulu sehingga jamur penyakit tidak mendapat tempat.
- Memarasit dan menghambat jamur patogen.
- Membantu mengurai bahan organik di media, sehingga media tetap gembur.
- Aman untuk tanaman obat yang akan dikonsumsi keluarga.
Cara Pakai Trichoderma untuk Rimpang
1. Perbanyak di pupuk kandang
Campur GMN Trichoderma dengan pupuk kandang matang dan sedikit dedak sesuai takaran label, lembapkan (menggumpal saat digenggam tetapi tidak menetes), tutup, dan diamkan sekitar satu minggu di tempat teduh. Media yang berhasil ditumbuhi benang putih kehijauan.
2. Campur ke media tanam
Aduk media hasil perbanyakan ke tanah bedengan atau media polybag sebelum menanam.
3. Rendam bibit
Untuk bentuk cair seperti Floraone (Trichoderma harzianum), larutkan sesuai label dan rendam bibit rimpang yang sudah bertunas sebentar sebelum ditanam.
4. Kocor ulang secara berkala
Siramkan larutan ke pangkal rumpun setiap 1–2 bulan, terutama menjelang dan selama musim hujan.
Langkah Pencegahan Lain
- Bibit dari rimpang sehat; buang bibit dengan bercak atau lunak.
- Media porous: campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam; hindari tanah liat murni.
- Lubang drainase cukup pada polybag atau karung.
- Jangan memakai media bekas tanaman yang pernah busuk.
- Cabut tanaman sakit beserta medianya, masukkan kantong, buang jauh dari kebun.
- Jangan dicampur fungisida kimia saat memakai Trichoderma; beri jeda 5–7 hari.
Memeriksa Kesehatan Rimpang Tanpa Membongkar
Anda tidak perlu mencabut tanaman untuk tahu kondisi rimpang. Perhatikan tanda-tanda di atas tanah: batang semu yang tetap tegak dan hijau, daun baru yang terus muncul, serta pangkal batang yang keras saat ditekan perlahan menandakan rimpang sehat. Sebaliknya, pangkal batang yang lembek, berbau, atau mudah dicabut adalah tanda busuk. Pada polybag, Anda juga bisa menggali sedikit media di pinggir dan melihat warna akar: akar sehat berwarna putih krem, akar sakit cokelat kehitaman.
Musim Hujan: Waktu Paling Rawan
Menjelang musim hujan 2026/27, media yang semula kering akan cepat jenuh air. Periksa lubang drainase polybag dan karung, tinggikan bedengan, dan lakukan kocor ulang Trichoderma sebelum hujan rutin turun. Teknik menanam jahe di polybag dengan bumbun bertahap bisa dibaca di panduan jahe merah di polybag, dan budidaya kunyit-temulawak di panduan kunyit dan temulawak.
Produk Grha Indonesia Organik yang relevan
- GMN Trichoderma (Fungisida Hayati) — pelindung akar dari layu fusarium & jamur tular tanah
- Floraone Pupuk Hayati Cair 1 L — Trichoderma harzianum cair untuk kocor & semprot
Tersedia di toko resmi TokoPertanianOrganik.com (Grha Indonesia Organik, Kebumen).
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah rimpang yang sudah busuk bisa diselamatkan?
Rimpang yang sudah busuk tidak bisa pulih. Selamatkan rumpun di sekitarnya dengan membuang yang sakit dan memperbaiki drainase.
Berapa sering Trichoderma dikocor?
Umumnya setiap 1–2 bulan, lebih sering saat musim hujan. Ikuti takaran pada label.
Apakah Trichoderma aman untuk jahe yang akan diminum?
Trichoderma adalah jamur tanah yang umum dipakai sebagai agen hayati dan tidak meninggalkan residu kimia. Tetap cuci bersih rimpang sebelum diolah.
Rujukan
- Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Kementerian Pertanian RI: pengendalian penyakit busuk rimpang dan layu bakteri pada jahe.
- Deskripsi produk GMN Trichoderma dan Floraone.
Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.
Komentar Terbaru