Ringkasan cepat: Jahe membutuhkan pupuk kandang dan fosfat saat tanam, lalu pupuk susulan sekitar umur 1, 2, dan 3 bulan. Nitrogen dibutuhkan di awal untuk daun, sedangkan kalium ditingkatkan mulai bulan ketiga untuk pembesaran rimpang. Setiap pemupukan susulan diikuti pembumbunan agar rimpang tertutup dan ruang tumbuhnya bertambah.
“Pupuk jahe umur 3 bulan” termasuk pencarian yang meningkat saat jahe yang ditanam di awal musim hujan memasuki fase pembentukan rimpang. Banyak petani mengeluh jahe rimbun tetapi rimpangnya kecil, yang umumnya disebabkan pola pupuk kurang tepat.
Fase Pertumbuhan Jahe
| Umur | Fase | Kebutuhan utama |
|---|---|---|
| 0–1 bulan | Tunas dan akar | Fosfor, bahan organik, kelembapan |
| 1–3 bulan | Pertumbuhan daun dan anakan | Nitrogen dan kalium seimbang |
| 3–6 bulan | Pembentukan dan pembesaran rimpang | Kalium tinggi, air cukup |
| 6 bulan ke atas | Pematangan rimpang | Pupuk dikurangi |

Pupuk Dasar
- Pupuk kandang matang dalam jumlah cukup banyak; jahe menyukai tanah kaya bahan organik.
- Fosfat dicampur saat membuat bedengan.
- Trichoderma dicampur pupuk kandang untuk mencegah busuk rimpang; lihat artikel Trichoderma untuk tanaman rimpang.
- Pembenah tanah seperti Asam Humat (Humic Acid) 1 Kg dapat dicampur dengan pupuk agar hara tidak cepat tercuci di musim hujan; ikuti takaran label.
Susulan Bulan Pertama
Berikan nitrogen dan kalium dalam jumlah kecil di samping barisan, lalu tutup tanah tipis. Siangi gulma karena jahe muda tidak tahan bersaing. Pasang mulsa jerami atau daun untuk menjaga kelembapan.
Susulan Bulan Kedua dan Pembumbunan
- Berikan NPK seimbang di samping barisan.
- Timbun tanah atau kompos ke pangkal tanaman sehingga rimpang tertutup.
- Pembumbunan memberi ruang bagi rimpang dan mencegah rimpang terkena sinar matahari.
Susulan Bulan Ketiga: Fokus Kalium
- Kurangi nitrogen, tingkatkan kalium.
- Bumbun lagi bila rimpang mulai muncul ke permukaan.
- Pupuk organik cair seperti Ben Subur dapat dikocor atau disemprot sesuai label untuk menjaga daun tetap hijau.
Bulan Keempat dan Seterusnya
Rimpang terus membesar. Jaga air cukup tetapi tidak tergenang. Pupuk tambahan diberikan sesuai kondisi tanaman; hindari nitrogen tinggi yang membuat daun rimbun tetapi rimpang kecil.
Kesalahan Umum
| Kesalahan | Akibat |
|---|---|
| Urea terus-menerus sampai bulan ke-4 | Daun rimbun, rimpang kecil dan berair |
| Tidak dibumbun | Rimpang muncul ke permukaan, hijau, dan kecil |
| Pupuk kandang mentah | Rimpang busuk, hama uret |
| Tanah tergenang | Busuk rimpang dan layu bakteri |
Jahe di Polybag
Di polybag, pupuk diberikan dalam porsi lebih kecil tetapi lebih sering. Tambahkan media baru saat pembumbunan. Panduan lengkapnya ada di artikel jahe merah di polybag, dan perbedaan jenis jahe di artikel jahe gajah, merah, dan emprit.
Produk Grha Indonesia Organik yang relevan
- Asam Humat (Humic Acid) 1 Kg — pembenah tanah, membuat pupuk kimia lebih efisien
- Ben Subur POC — pupuk organik cair makro-mikro + ZPT alami untuk buah & sayur
Tersedia di toko resmi TokoPertanianOrganik.com (Grha Indonesia Organik, Kebumen).
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Pupuk apa yang bagus untuk jahe umur 3 bulan?
Pupuk dengan kalium lebih tinggi, disertai pembumbunan dan pupuk organik. Kurangi nitrogen pada fase ini.
Berapa kali jahe dibumbun?
Umumnya dua sampai tiga kali, bersamaan dengan pemupukan susulan.
Rujukan
- Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Kementerian Pertanian RI: budidaya jahe.
Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.
Komentar Terbaru