Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Hama, Penyakit & Musim Hujan

PUPUK TERBUANG KARENA HUJAN? Jadwal Pupuk Jagung Musim Hujan agar Tongkol Besar dan Batang Tidak Rebah

Pupuk jagung musim hujan

Ringkasan cepat soal pupuk jagung musim hujan: berikan pupuk dasar saat tanam, susulan pertama umur 2–3 minggu, dan susulan kedua umur 5–6 minggu, dengan cara ditugal atau dibenamkan 5–10 cm dari tanaman agar tidak tercuci hujan. Pastikan kalium cukup supaya batang kuat dan tidak rebah, tambahkan bahan organik untuk menahan hara, dan ikuti dosis anjuran setempat atau label.

Jagung termasuk tanaman yang rakus hara, terutama nitrogen. Pada musim hujan, nitrogen paling mudah hilang, sehingga cara dan waktu pemberian pupuk menentukan besar kecilnya tongkol.

Kenapa Pupuk Jagung Musim Hujan Mudah Hilang?

Nitrogen dalam bentuk urea sangat mudah larut. Saat hujan deras, pupuk yang ditabur di permukaan bisa hanyut terbawa aliran air atau meresap terlalu dalam melewati zona akar. Tanah yang tergenang juga membuat sebagian nitrogen menguap ke udara. Hasilnya, petani sudah mengeluarkan biaya pupuk tetapi daun jagung tetap pucat. Karena itu, kunci pupuk jagung musim hujan adalah dibenamkan, dibagi beberapa kali, dan diberikan saat tanah tidak tergenang.

Jadwal Pupuk Jagung Musim Hujan

Waktu Jenis pupuk Tujuan
Saat tanam Pupuk kandang + fosfor + sebagian kalium Akar kuat
Susulan I (14–21 HST) Nitrogen + sisa kalium Pertumbuhan daun
Susulan II (35–42 HST) Nitrogen Pembentukan tongkol

Dosis tepat berbeda tiap lokasi dan varietas; gunakan anjuran penyuluh setempat atau label pupuk. Jangan menunda susulan kedua karena kebutuhan nitrogen jagung memuncak menjelang keluar bunga jantan.

Bagan alur pupuk jagung musim hujan
Alur Pemupukan Jagung Musim Hujan
  1. Pupuk dasar: Kandang + P + K
  2. Susulan I: 14–21 HST
  3. Susulan II: 35–42 HST
  4. Ditugal: Tutup tanah
  5. Drainase: Akar tidak terendam

Cara Memberi Pupuk agar Tidak Tercuci

  1. Buat lubang tugal sedalam 5–10 cm berjarak 5–10 cm dari batang.
  2. Masukkan pupuk, lalu tutup dengan tanah.
  3. Lakukan saat tanah lembap tetapi tidak becek.
  4. Hindari memupuk tepat sebelum hujan lebat.
  5. Bersihkan gulma sebelum memupuk agar pupuk tidak direbut gulma.

Cara ini sedikit lebih lama dibanding menabur, tetapi pupuk jauh lebih efisien.

Peran Kalium dalam Pupuk Jagung Musim Hujan

Angin dan hujan deras sering membuat jagung rebah, terutama bila batang lemah. Kalium membantu memperkuat dinding sel batang dan mengurangi risiko busuk batang. Tanaman yang cukup kalium juga mengisi biji lebih penuh. Jangan hanya fokus pada urea; keseimbangan nitrogen, fosfor, dan kalium membuat tanaman sehat sampai panen.

Pupuk Organik dan Pembenah Tanah

Bahan organik seperti pupuk kandang matang dan kompos membuat tanah lebih mampu menahan hara sehingga tidak mudah tercuci. Pembenah tanah seperti Asam Humat membantu memperbaiki struktur tanah dan efisiensi pupuk kimia. Aplikasikan bahan organik saat pengolahan tanah atau di lubang tanam sebelum musim hujan mencapai puncak.

Tanda Jagung Kekurangan Hara

  • Daun bawah menguning berbentuk V dari ujung: kekurangan nitrogen.
  • Daun keunguan pada tanaman muda: kekurangan fosfor.
  • Tepi daun cokelat mengering: kekurangan kalium.
  • Tongkol tidak penuh di ujung: kekurangan hara atau penyerbukan terganggu hujan.

Bila gejala muncul, periksa juga drainase karena akar yang terendam tidak bisa menyerap hara.

Pupuk Jagung Manis Musim Hujan

Jagung manis dipanen lebih cepat, sekitar 65–75 hari, sehingga jadwal susulan dimajukan sedikit. Pupuk kocor berbahan organik cair dapat ditambahkan untuk pertanaman pekarangan. Pastikan bedengan cukup tinggi agar akar tidak tergenang, karena jagung manis cukup peka terhadap genangan pada fase awal.

Kesalahan Pupuk Jagung Musim Hujan

  • Menabur urea di permukaan saat hujan hampir setiap hari.
  • Memberi semua nitrogen sekaligus saat tanam.
  • Mengabaikan kalium.
  • Tidak membuat saluran drainase.

Penyakit yang sering menyertai jagung saat hujan dibahas di penyakit jagung musim hujan.

Bukti Order dan Kiriman Pelanggan Kami

Kami mengirim pupuk organik, pupuk hayati, dan pestisida hayati dari kantor Grha Indonesia Organik di Kebumen ke berbagai daerah. Berikut contoh bukti order dan kiriman pelanggan (nama, nomor, rekening, dan nominal disamarkan).

Testimoni Grha Indonesia Organik: order pupuk pelanggan purbalingga
Order pupuk pelanggan Purbalingga – data pribadi disamarkan

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Kapan waktu pupuk jagung saat musim hujan?

Saat tanam, susulan 14–21 HST, dan susulan 35–42 HST, ketika tanah tidak tergenang.

Bagaimana agar pupuk jagung tidak hanyut?

Pupuk ditugal atau dibenamkan 5–10 cm dari tanaman dan ditutup tanah.

Pupuk apa yang mencegah jagung rebah?

Kalium yang cukup membantu batang lebih kuat.

Apakah pupuk kocor cocok untuk jagung musim hujan?

Cocok untuk skala pekarangan dalam dosis label, terutama pupuk organik cair.

Kenapa daun jagung menguning saat hujan?

Bisa karena nitrogen tercuci atau akar terendam air.

Rujukan

Disusun tim Grha Indonesia Organik, Kebumen. Takaran produk mengikuti label kemasan; untuk kondisi lahan khusus, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat.

Butuh bantuan untuk kebun Anda?

Kirim foto tanaman, umur, dan kondisi lahan Anda. Tim Grha Indonesia Organik di Kebumen membantu memilih pupuk, agen hayati, dan jadwal yang tepat, gratis lewat WhatsApp. Produk yang relevan: Asam Humat 1 Kg.

💬 Konsultasi Gratis via WhatsApp🛒 Lihat Asam Humat 1 Kg

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.