JAGUNG BULAI DAN HAWAR DAUN SAAT HUJAN? Kenali Penyakit Jagung Musim Hujan dan Cara Mengatasinya
Ringkasan cepat soal penyakit jagung musim hujan: penyakit utama jagung saat hujan adalah bulai (daun bergaris kuning pucat), hawar daun (bercak memanjang kecokelatan), karat daun, busuk batang, dan busuk tongkol. Pencegahan: gunakan benih sehat yang sudah diberi perlakuan, tanam serempak, jarak tanam cukup, drainase baik, cabut tanaman bulai sejak dini, dan gunakan fungisida terdaftar sesuai label bila diperlukan.
Musim hujan menyediakan air cukup bagi jagung, tetapi kelembapan tinggi juga mempercepat penyebaran jamur. Mengenali penyakit sejak awal menyelamatkan hasil panen.
Jenis Penyakit Jagung Musim Hujan
| Penyakit | Gejala utama | Penyebab |
|---|---|---|
| Bulai | Daun bergaris kuning pucat, tanaman kerdil | Peronosclerospora |
| Hawar daun | Bercak lonjong cokelat keabu-abuan | Jamur Exserohilum dan lainnya |
| Karat daun | Bintik cokelat kemerahan seperti karat | Jamur Puccinia |
| Busuk batang | Batang lunak, rebah | Jamur dan bakteri |
| Busuk tongkol | Tongkol berjamur, biji rusak | Fusarium dan lainnya |
Penyakit Bulai pada Jagung Musim Hujan
Bulai adalah penyakit paling merugikan pada jagung muda. Gejala awal berupa garis-garis kuning pucat sejajar tulang daun, kadang ada lapisan tepung putih di bawah daun pada pagi hari. Tanaman yang terinfeksi dini menjadi kerdil dan tidak berbuah. Cabut dan musnahkan tanaman bergejala secepatnya karena spora menyebar lewat angin dan embun ke tanaman lain.

- Benih berperlakuan: Bersertifikat
- Tanam serempak: Putus siklus
- Drainase: Akar tidak terendam
- Cabut bulai: Sejak dini
- Panen tepat: Jemur kering
Hawar dan Karat Daun
Hawar daun membentuk bercak memanjang yang dapat menyatu sehingga daun mengering seperti terbakar. Karat daun menghasilkan bintik-bintik serbuk cokelat kemerahan. Keduanya berkembang cepat saat lembap. Daun yang rusak mengurangi fotosintesis sehingga tongkol kecil. Pilih varietas yang dianjurkan tahan penyakit di daerah Anda bila tersedia.
Cara Mencegah Penyakit Jagung Musim Hujan
- Gunakan benih bersertifikat yang sudah diberi perlakuan fungisida.
- Tanam serempak dengan petani sekitar agar siklus penyakit terputus.
- Atur jarak tanam (misalnya 70 × 20 cm) agar sirkulasi udara baik.
- Buat saluran drainase supaya akar tidak terendam.
- Campurkan Trichoderma dengan pupuk kandang untuk kesehatan akar.
- Cabut tanaman bulai dan bersihkan gulma inang.
Pemupukan Saat Musim Hujan
Tanaman yang kekurangan kalium lebih mudah terserang busuk batang dan rebah. Berikan pupuk berimbang dengan kalium cukup dan hindari nitrogen berlebih. Pupuk sebaiknya dibenamkan atau ditugal agar tidak tercuci hujan. Panduan detail ada di pupuk jagung musim hujan.
Busuk Tongkol dan Pascapanen
Busuk tongkol meningkat bila tongkol lama terkena hujan menjelang panen. Panen tepat waktu, jemur tongkol hingga kering, dan pisahkan tongkol yang berjamur. Biji berjamur tidak boleh dijadikan pakan atau pangan karena bisa mengandung racun jamur (mikotoksin). Simpan biji kering di tempat berventilasi.
Penggunaan Fungisida pada Penyakit Jagung Musim Hujan
Fungisida dapat membantu bila tekanan penyakit tinggi, misalnya pada hawar dan karat daun. Gunakan produk terdaftar untuk jagung, ikuti dosis dan interval label, rotasi bahan aktif, dan semprot saat cuaca cerah. Untuk bulai, pencegahan melalui benih berperlakuan dan pencabutan tanaman sakit jauh lebih menentukan.
Jagung Manis di Pekarangan
Penanam jagung manis skala rumah dapat menerapkan prinsip yang sama dalam skala kecil: benih sehat, drainase, jarak cukup, dan pemeriksaan rutin. Jagung juga baik untuk rotasi dengan sayuran yang sering terserang penyakit tular tanah. Lihat sayuran yang cocok ditanam saat musim hujan.
Bukti Order dan Kiriman Pelanggan Kami
Kami mengirim pupuk organik, pupuk hayati, dan pestisida hayati dari kantor Grha Indonesia Organik di Kebumen ke berbagai daerah. Berikut contoh bukti order dan kiriman pelanggan (nama, nomor, rekening, dan nominal disamarkan).

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa penyakit jagung yang sering muncul saat musim hujan?
Bulai, hawar daun, karat daun, busuk batang, dan busuk tongkol.
Bagaimana ciri jagung terkena bulai?
Daun bergaris kuning pucat, kadang ada tepung putih di bawah daun, dan tanaman kerdil.
Apakah jagung bulai bisa disembuhkan?
Tanaman bergejala sebaiknya dicabut; pencegahan dilakukan dengan benih berperlakuan.
Bagaimana mencegah busuk batang jagung?
Drainase baik, kalium cukup, dan jarak tanam tidak terlalu rapat.
Apakah jagung berjamur aman dimakan?
Tidak; biji berjamur bisa mengandung mikotoksin dan sebaiknya dibuang.
Rujukan
- prediksi musim BMKG
- Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementan
- Label dan petunjuk pakai resmi pada kemasan produk.
Disusun tim Grha Indonesia Organik, Kebumen. Takaran produk mengikuti label kemasan; untuk kondisi lahan khusus, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat.
Butuh bantuan soal penyakit jagung musim hujan?
Kirim foto tanaman, umur, dan kondisi lahan Anda. Tim Grha Indonesia Organik di Kebumen membantu memilih pupuk, agen hayati, dan jadwal yang tepat, gratis lewat WhatsApp. Produk yang relevan: GMN Trichoderma.
