Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Jagung

Jagung untuk Pakan Ternak (Tebon): Cara Budidaya dan Waktu Panen

Jagung untuk Pakan Ternak (Tebon): Cara Budidaya dan Waktu Panen

Ringkasan cepat soal jagung untuk pakan ternak: Jagung tebon adalah jagung yang dipanen seluruh tanamannya (batang, daun, dan tongkol) sebagai pakan ternak. Budidayanya mirip jagung biasa, tetapi dengan jarak tanam lebih rapat untuk biomassa maksimal dan panen lebih awal, umumnya saat biji memasuki fase masak susu sampai awal mengeras. Tebon bisa diberikan segar atau diawetkan menjadi silase untuk musim kemarau.

“Jagung untuk pakan ternak” dicari peternak sapi dan kambing yang kesulitan hijauan saat kemarau panjang. Tebon memberi pakan berenergi tinggi dari lahan yang relatif sempit, dan sisa lahannya bisa ditanami kembali lebih cepat.

Keunggulan Jagung Tebon

  • Biomassa tinggi dalam waktu singkat.
  • Energi pakan dari tongkol muda yang ikut dicacah.
  • Bisa diawetkan sebagai silase untuk cadangan kemarau.
  • Panen lebih cepat daripada jagung pipilan kering.

Memilih Varietas

Pilih varietas yang pertumbuhannya kuat, batang besar, dan daun lebat. Beberapa varietas hibrida juga cocok untuk tebon. Pertimbangan umur varietas dibahas di artikel jagung hibrida genjah atau umur panjang.

Budidaya jagung tebon
Budidaya jagung tebon

Jarak Tanam dan Pupuk

Aspek Jagung pipilan Jagung tebon
Jarak tanam Standar anjuran Lebih rapat untuk biomassa
Nitrogen Sesuai target biji Cukup tinggi untuk daun dan batang
Panen Biji kering Masak susu–awal mengeras
  • Pupuk kandang saat olah tanah; kotoran ternak sendiri bisa dimanfaatkan setelah matang.
  • NPK dasar dan dua kali susulan nitrogen-kalium.
  • Pupuk organik cair seperti Ben Subur dapat dikocor atau disemprot pada fase vegetatif sesuai label.

Jadwal pupuk jagung ada di artikel pupuk jagung pertama umur berapa.

Waktu Panen yang Tepat

  • Terlalu muda: kadar air tinggi, energi rendah, silase mudah busuk.
  • Tepat: biji fase masak susu sampai mulai mengeras, daun bawah mulai menguning.
  • Terlalu tua: batang keras dan kurang disukai ternak, nilai gizi daun turun.

Membuat Silase Sederhana

  1. Cacah tebon sepanjang beberapa sentimeter.
  2. Layukan sebentar bila terlalu basah.
  3. Masukkan ke drum atau plastik silo, padatkan berlapis agar udara keluar.
  4. Tambahkan tetes tebu atau dedak tipis per lapis bila ada.
  5. Tutup rapat kedap udara, simpan di tempat teduh.
  6. Silase siap setelah beberapa minggu; berbau asam segar, tidak busuk.

Integrasi Ternak dan Kebun

Kotoran ternak yang diberi pakan tebon bisa dikomposkan dan dikembalikan ke lahan jagung berikutnya. Pola ini mengurangi biaya pupuk dan pakan sekaligus. Cara mempercepat pengomposan dibahas di artikel MOL bonggol pisang.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

  • Ben Subur POC — pupuk organik cair makro-mikro + ZPT alami untuk buah & sayur

Tersedia di toko resmi TokoPertanianOrganik.com (Grha Indonesia Organik, Kebumen).

Pertanyaan Seputar Jagung untuk Pakan Ternak

Umur berapa jagung tebon dipanen?

Umumnya sekitar 70–85 hari setelah tanam, tergantung varietas, saat biji fase masak susu sampai mulai mengeras.

Apakah tebon bisa diberikan langsung tanpa dicacah?

Bisa, tetapi mencacah mengurangi sisa pakan yang terbuang dan memudahkan ternak memakannya.

Rujukan

  • Balai Penelitian Tanaman Serealia dan Balai Penelitian Ternak, Kementerian Pertanian RI: jagung untuk pakan dan pembuatan silase.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.