Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Jagung

Penggerek Tongkol Jagung: Gejala dan Waktu Pengendalian yang Tepat

Penggerek Tongkol Jagung: Gejala dan Waktu Pengendalian yang Tepat

Ringkasan cepat soal penggerek tongkol jagung: Penggerek tongkol jagung (Helicoverpa armigera) meletakkan telurnya di rambut jagung. Larva yang menetas langsung merayap ke ujung tongkol dan memakan biji dari dalam klobot. Karena itu, waktu paling tepat mengendalikan adalah saat rambut jagung baru keluar, sebelum larva masuk ke tongkol.

Banyak petani baru sadar ada serangan saat panen: ujung tongkol rusak, berjamur, dan ada kotoran ulat. Pada tahap itu, pengendalian sudah terlambat.

Gejala Serangan

  • Rambut jagung terpotong atau rusak.
  • Ada lubang dan kotoran ulat di ujung tongkol.
  • Biji di bagian ujung rusak, kadang busuk karena jamur masuk lewat luka.
  • Ulat berwarna hijau, cokelat, atau kemerahan dengan garis memanjang di tubuhnya.

Jangan tertukar dengan ulat grayak (FAW) yang lebih sering merusak pucuk dan daun muda; bedanya dijelaskan di artikel ulat grayak jagung.

Jendela waktu pengendalian penggerek tongkol
Jendela waktu pengendalian penggerek tongkol

Cara Memantau

  1. Mulai pantau ketika tanaman mendekati fase berbunga.
  2. Periksa rambut jagung setiap 2–3 hari di beberapa titik lahan, jangan hanya di pinggir.
  3. Cari telur kecil berwarna putih kekuningan di rambut dan ulat kecil di ujung tongkol.
  4. Catat perkembangannya supaya tindakan diambil tepat waktu.

Pengendalian Terpadu

1. Budidaya

  • Tanam serempak dengan lahan sekitar agar tidak ada “jembatan” makanan bagi hama.
  • Bersihkan dan musnahkan sisa tongkol terserang setelah panen.
  • Rotasi dengan tanaman bukan inang bila serangan berat berulang; lihat artikel rotasi palawija.

2. Musuh alami

Laba-laba, semut predator, dan parasitoid telur membantu menekan populasi. Hindari penyemprotan insektisida kimia berspektrum luas secara rutin karena ikut membunuh musuh alami ini.

3. Agen hayati

Insektisida hayati seperti Bio Killer (berisi Beauveria bassiana dan Metarhizium) diarahkan ke rambut dan ujung tongkol saat rambut baru keluar. Aplikasikan sore hari dan ikuti takaran pada label. Agen hayati bekerja paling baik pada larva kecil, sehingga ketepatan waktu lebih penting daripada menambah dosis. Kandungan dan cara aplikasinya ada di artikel Bio Killer untuk jagung dan kacang.

4. Tindakan mekanis

Pada lahan kecil atau jagung manis, ulat yang terlihat di ujung tongkol bisa diambil dengan tangan. Cara ini sederhana tetapi efektif untuk kebun pekarangan.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Kesalahan Akibat
Baru menyemprot saat tongkol sudah rusak Ulat terlindung klobot, semprotan tidak mengenai
Semprot siang hari Agen hayati cepat rusak oleh panas
Hanya menyemprot daun Rambut dan ujung tongkol tidak terkena
Satu bahan aktif kimia terus-menerus Hama menjadi kebal

Dampaknya pada Hasil dan Harga

Tongkol yang ujungnya rusak menurunkan bobot panen dan mutu. Untuk jagung manis yang dijual segar, kerusakan kecil saja sudah membuat harga jatuh. Karena itu, pengamatan rutin menjelang berbunga adalah investasi waktu yang paling menguntungkan.

Daftar lengkap hama dan penyakit jagung dari tanam sampai panen ada di panduan hama dan penyakit jagung.

Langkah Praktis Saat Rambut Jagung Keluar

  1. Hari pertama rambut terlihat: periksa 5 titik di lahan, masing-masing 10 tanaman. Catat berapa tanaman yang ada telur atau ulat kecil.
  2. Bila ditemukan telur atau ulat kecil: aplikasikan agen hayati ke rambut dan ujung tongkol pada sore hari sesuai label.
  3. Ulangi pengamatan 2–3 hari kemudian, karena tanaman berbunga bertahap.
  4. Setelah rambut mengering dan cokelat: larva yang sudah di dalam tongkol sulit dijangkau; fokus beralih ke sanitasi setelah panen.

Pada jagung manis, ketepatan waktu ini paling menentukan karena konsumen menilai tampilan tongkol. Tips budidaya jagung manis ada di artikel jagung manis.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

Tersedia di toko resmi TokoPertanianOrganik.com (Grha Indonesia Organik, Kebumen).

Pertanyaan Seputar Penggerek Tongkol Jagung

Apakah penggerek tongkol juga menyerang tanaman lain?

Ya. Helicoverpa armigera juga menyerang tomat, cabai, kapas, dan kacang-kacangan.

Berapa kali perlu aplikasi agen hayati?

Ikuti interval pada label. Umumnya aplikasi diulang selama masa keluarnya rambut jagung karena tidak semua tanaman berbunga bersamaan.

Apakah penggerek tongkol bisa dicegah sejak awal tanam?

Bisa dikurangi. Tanam serempak dengan lahan sekitar, jaga musuh alami dengan tidak menyemprot insektisida kimia berspektrum luas secara rutin, dan bersihkan sisa tongkol terserang dari musim sebelumnya.

Apakah memotong ujung tongkol membantu?

Pada jagung manis yang dijual segar, ujung rusak kadang dipotong agar tampilan tetap layak. Ini perbaikan tampilan, bukan pengendalian.

Rujukan

  • Balai Penelitian Tanaman Serealia, Kementerian Pertanian RI: hama dan penyakit utama jagung.
  • Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian RI: pengendalian hama terpadu pada jagung.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.