Ringkasan cepat: Ubi jalar dalam karung bisa menghasilkan umbi yang banyak asalkan media gembur dan tidak dipadatkan, stek pucuk yang sehat ditanam dengan beberapa ruas masuk media, sulur dibalik atau diangkat agar tidak berakar di luar karung, dan kalium dicukupkan saat umbi terbentuk. Panen dilakukan sekitar 3,5–4,5 bulan dengan cara menggulingkan karung.

“Budidaya ubi jalar dalam karung” populer di YouTube dan media sosial sebagai cara menanam pangan di pekarangan sempit, atap rumah, atau lahan sewa kecil. Ubi jalar juga menjadi pilihan pangan alternatif di tengah harga beras yang tinggi.

Kenapa Karung Cocok untuk Ubi Jalar?

  • Media bisa diatur gembur sehingga umbi mudah membesar.
  • Panen mudah: tinggal gulingkan karung, tidak perlu mencangkul.
  • Bisa dipindah mengikuti sinar matahari.
  • Hemat lahan: cocok di teras, halaman, atau pinggir pagar.

Memilih Karung dan Media

Komponen Anjuran
Karung Karung beras atau pupuk bekas ukuran 25–50 kg, bagian bawah dilubangi
Tanah Tanah gembur, bukan tanah liat berat
Pupuk kandang Matang, sekitar sepertiga media
Sekam/cocopeat Agar media ringan dan gembur

Isi karung sekitar dua pertiga tinggi, lipat bagian atas ke luar agar karung berdiri stabil. Jangan memadatkan media.

Menanam ubi jalar dalam karung
Menanam ubi jalar dalam karung

Memilih dan Menanam Stek

  1. Ambil stek pucuk dari tanaman sehat, panjang sekitar 25–30 cm.
  2. Buang sebagian daun di bagian bawah.
  3. Tanam miring dengan 2–3 ruas masuk ke media; dari ruas inilah umbi terbentuk.
  4. Tanam 2–3 stek per karung, tergantung ukuran karung.
  5. Siram dan letakkan di tempat teduh beberapa hari, lalu pindahkan ke tempat bermatahari penuh.

Perawatan

  • Penyiraman: jaga media lembap, terutama saat awal tanam dan pembentukan umbi. Jangan becek.
  • Membalik sulur: sulur yang menjalar ke tanah akan berakar dan membentuk umbi kecil di luar karung. Angkat dan balik sulur secara berkala.
  • Penyiangan: cabut gulma yang tumbuh di karung.

Pemupukan

Waktu Pupuk
Saat tanam Pupuk kandang di media
± 1 bulan Sedikit NPK seimbang
± 2 bulan Kalium lebih tinggi untuk pembesaran umbi
Berkala POC seperti Ben Subur dikocor sesuai label

Nitrogen berlebihan membuat daun sangat rimbun tetapi umbi kecil. Setelah bulan pertama, fokus pada kalium.

Hama yang Perlu Diwaspadai

  • Hama boleng (Cylas formicarius): kumbang kecil yang larvanya menggerek umbi sehingga berlubang dan pahit. Jangan biarkan umbi terbuka di permukaan media, dan gunakan stek dari tanaman bebas hama.
  • Ulat daun: kumpulkan secara manual bila sedikit.
  • Tikus: bisa menggali karung; lihat prinsip pencegahan di artikel tikus di kebun jagung.

Panen

Ubi jalar siap panen sekitar 3,5–4,5 bulan setelah tanam, saat sebagian daun menguning. Gulingkan karung di atas terpal dan kumpulkan umbi. Hindari umbi terluka agar tahan disimpan. Angin-anginkan umbi beberapa hari sebelum disimpan.

Karung, Polybag, atau Guludan?

Karung cocok untuk lahan sempit. Untuk lahan lebih luas, guludan tetap lebih efisien. Prinsip menanam umbi di lahan sempit juga berlaku untuk singkong; lihat cara menanam singkong dari stek.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

  • Ben Subur POC — pupuk organik cair makro-mikro + ZPT alami untuk buah & sayur

Tersedia di toko resmi TokoPertanianOrganik.com (Grha Indonesia Organik, Kebumen).

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Berapa hasil ubi jalar per karung?

Hasil sangat bergantung pada varietas, media, dan perawatan. Media gembur, kalium cukup, dan sulur yang dibalik rutin memberi hasil terbaik.

Kenapa ubi jalar di karung tidak berumbi?

Penyebab umum: media padat, nitrogen berlebih, kurang matahari, atau sulur dibiarkan berakar di luar karung.

Rujukan

  • Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, Kementerian Pertanian RI: budidaya ubi jalar.
  • Saran pencarian Google dan YouTube Indonesia, diolah tim Grha Indonesia Organik (September 2026).

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.