Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Hama, Penyakit & Musim Hujan

DAUN CABAI KERITING DAN MENGUNING? Ini Penyebab Penyakit Keriting Cabai dan Cara Mengatasinya dari Akarnya

Penyakit keriting cabai

Ringkasan cepat soal penyakit keriting cabai: daun cabai keriting paling sering disebabkan oleh hama penghisap seperti thrips, tungau, dan kutu daun, sedangkan keriting kuning disebabkan virus gemini yang ditularkan kutu kebul. Pengendalian dimulai dari memastikan penyebabnya, lalu mengendalikan serangga, memasang perangkap kuning, menjaga kebersihan gulma, dan mencabut tanaman yang sudah terinfeksi virus.

Keriting adalah keluhan paling umum pada tanaman cabai. Tanpa tahu penyebabnya, penyemprotan sering salah sasaran dan tidak memberikan hasil.

Penyebab Penyakit Keriting Cabai

Penyebab Ciri pada daun Petunjuk tambahan
Thrips Keriting ke atas, ada bercak keperakan Serangga sangat kecil memanjang di pucuk
Tungau Keriting ke bawah, daun menebal Daun tampak kaku dan mengilap
Kutu daun Daun mengerut, lengket Koloni serangga hijau/hitam, ada semut
Virus kuning (gemini) Daun kuning cerah, keriting, kerdil Banyak kutu kebul putih

Mengamati bagian bawah daun dan pucuk dengan kaca pembesar sangat membantu memastikan penyebab.

Penyakit Keriting Kuning pada Cabai

Keriting kuning disebabkan virus dari kelompok gemini yang ditularkan oleh kutu kebul (*Bemisia tabaci*). Tanaman terinfeksi menunjukkan daun menguning cerah, mengecil, keriting, dan tanaman kerdil sehingga hampir tidak berbuah. Virus tidak bisa disembuhkan dengan pestisida, sehingga fokus utamanya adalah mengendalikan kutu kebul dan mencabut tanaman sakit agar tidak menjadi sumber penularan. Baca hama kutu kebul cabai.

Bagan alur penyakit keriting cabai
Alur Mengatasi Keriting Cabai
  1. Cek penyebab: Pucuk & bawah daun
  2. Perangkap kuning: 1 per 10–20 tanaman
  3. Bersihkan gulma: Inang serangga
  4. Semprot tepat sasaran: Sesuai label
  5. Cabut bervirus: Musnahkan

Penyakit Keriting Cabai karena Thrips dan Tungau

Thrips dan tungau menghisap cairan sel daun muda sehingga pertumbuhan daun tidak merata dan menggulung. Serangan meningkat saat musim kemarau dan cuaca panas. Pengendalian dilakukan dengan menyemprot bagian pucuk dan bawah daun menggunakan insektisida atau akarisida sesuai label, pestisida nabati, atau agen hayati. Penjelasan lengkap ada di hama thrips cabai.

Langkah Mengatasi Penyakit Keriting Cabai

  1. Pastikan penyebab dengan memeriksa pucuk dan bawah daun.
  2. Pasang perangkap kuning berperekat 1 per 10–20 tanaman.
  3. Bersihkan gulma yang menjadi inang serangga.
  4. Semprot pengendali hama sesuai sasaran, misalnya Bio Killer atau pestisida nabati.
  5. Cabut tanaman yang menunjukkan gejala virus berat dan musnahkan.
  6. Pangkas pucuk yang sangat rusak agar tunas baru tumbuh sehat.

Mencegah Keriting Sejak Pembibitan

Banyak kasus keriting berawal dari bibit yang sudah terinfeksi di persemaian. Semai di bawah kelambu atau kain kasa agar serangga tidak masuk, pilih bibit yang sehat dan seragam, serta hindari menyemai dekat tanaman cabai lama yang bergejala. Pada musim kemarau, mulsa perak membantu mengurangi kedatangan thrips dan kutu kebul.

Kesalahan dalam Mengatasi Penyakit Keriting Cabai

  • Menyemprot fungisida untuk masalah yang disebabkan serangga.
  • Menggunakan satu jenis insektisida terus-menerus sehingga hama kebal.
  • Membiarkan tanaman bervirus tetap di lahan.
  • Menyemprot hanya bagian atas daun, padahal hama bersembunyi di bawah daun.

Memperbaiki kesalahan ini sering lebih efektif daripada menambah dosis.

Peran Nutrisi dalam Pemulihan

Tanaman yang kuat lebih cepat pulih dari serangan hama penghisap. Berikan pupuk berimbang dengan kalium, kalsium, dan unsur mikro yang cukup. Hindari nitrogen berlebih karena daun muda yang lunak justru disukai kutu. Panduan pemupukan ada di pupuk cabai agar berbuah lebat.

Kapan Harus Mencabut Tanaman?

Jika tanaman sudah kerdil, daun menguning cerah, dan tidak lagi menghasilkan bunga normal, kemungkinan besar terkena virus. Cabut segera, masukkan karung tertutup, lalu musnahkan. Mencabut satu tanaman lebih baik daripada kehilangan seluruh kebun karena kutu kebul membawa virus ke tanaman lain. Lihat juga daun cabai menguning.

Bukti Order dan Kiriman Pelanggan Kami

Kami mengirim pupuk organik, pupuk hayati, dan pestisida hayati dari kantor Grha Indonesia Organik di Kebumen ke berbagai daerah. Berikut contoh bukti order dan kiriman pelanggan (nama, nomor, rekening, dan nominal disamarkan).

Testimoni Grha Indonesia Organik: order pupuk pelanggan purbalingga
Order pupuk pelanggan Purbalingga – data pribadi disamarkan

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apa penyebab daun cabai keriting?

Umumnya hama penghisap seperti thrips, tungau, kutu daun, atau virus yang ditularkan kutu kebul.

Apakah penyakit keriting kuning cabai bisa disembuhkan?

Tidak; tanaman bervirus sebaiknya dicabut dan vektornya dikendalikan.

Apakah fungisida bisa mengatasi daun keriting?

Tidak, karena penyebab utamanya serangga atau virus.

Bagaimana mencegah keriting cabai?

Semai di bawah kelambu, pasang perangkap kuning, mulsa perak, dan bersihkan gulma.

Apakah daun keriting bisa kembali normal?

Daun yang rusak tidak kembali normal, tetapi tunas baru bisa tumbuh sehat setelah hama dikendalikan.

Rujukan

Disusun tim Grha Indonesia Organik, Kebumen. Takaran produk mengikuti label kemasan; untuk kondisi lahan khusus, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat.

Butuh bantuan soal penyakit keriting cabai?

Kirim foto tanaman, umur, dan kondisi lahan Anda. Tim Grha Indonesia Organik di Kebumen membantu memilih pupuk, agen hayati, dan jadwal yang tepat, gratis lewat WhatsApp. Produk yang relevan: Bio Killer.

💬 Konsultasi Gratis via WhatsApp🛒 Lihat Bio Killer

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.