Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Tanaman Obat & Rempah

Budidaya Temulawak: Tanam 9 sampai 12 Bulan dan Cara Panen Rimpang

Budidaya Temulawak: Tanam 9 sampai 12 Bulan dan Cara Panen Rimpang

Ringkasan cepat soal cara budidaya temulawak: Temulawak ditanam dari rimpang bertunas di awal musim hujan dan dipanen setelah 9–12 bulan, saat daun menguning dan mengering. Tanaman ini tahan naungan, cocok di bawah tegakan pohon atau pekarangan. Kuncinya: tanah gembur tidak tergenang, pupuk kandang cukup, pembumbunan, dan Trichoderma untuk mencegah busuk rimpang.

“Cara budidaya temulawak” dicari petani tanaman obat dan pekebun pekarangan. Temulawak dibutuhkan industri jamu, obat tradisional, dan minuman herbal, dan relatif mudah dirawat dibanding tanaman obat lain.

Memilih Bibit

  • Gunakan rimpang induk atau rimpang cabang dari tanaman sehat yang sudah tua.
  • Pilih bibit dengan beberapa mata tunas, padat, tidak busuk.
  • Angin-anginkan beberapa hari; bisa disemai di tempat lembap sampai tunas muncul.

Lahan dan Jarak Tanam

Aspek Anjuran umum
Tanah Gembur, kaya bahan organik, tidak tergenang
Naungan Tahan naungan sedang; cocok di bawah tegakan
Jarak tanam Sekitar 60 × 60 cm atau sesuai anjuran
Waktu tanam Awal musim hujan
Siklus budidaya temulawak
Siklus budidaya temulawak

Menanam

  1. Buat lubang tanam, isi pupuk kandang matang dicampur Trichoderma sesuai label.
  2. Tanam bibit dengan tunas menghadap ke atas, tutup tanah beberapa sentimeter.
  3. Pasang mulsa daun atau jerami.

Perawatan

  • Penyiangan rutin saat tanaman muda.
  • Pembumbunan agar rimpang tertutup dan leluasa berkembang.
  • Pupuk susulan pada bulan-bulan awal; kalium untuk pembesaran rimpang.
  • Drainase terutama saat musim hujan.

Mencegah Busuk Rimpang

Busuk rimpang dan layu bakteri adalah masalah utama tanaman rimpang. Pencegahan: bibit sehat, lahan tidak tergenang, rotasi, dan Trichoderma di lubang tanam serta kocor berkala. Penjelasan lengkap ada di artikel Trichoderma untuk tanaman rimpang.

Panen

  • Panen saat daun menguning dan mengering, umumnya 9–12 bulan.
  • Gali hati-hati agar rimpang tidak terluka.
  • Pisahkan rimpang induk dan cabang; sebagian bisa dijadikan bibit.

Mengolah Menjadi Simplisia

  1. Cuci bersih rimpang.
  2. Iris tipis.
  3. Jemur atau keringkan dengan pengering sampai benar-benar kering.
  4. Simpan dalam wadah tertutup, kering, dan terlindung dari cahaya.

Kunyit yang budidayanya mirip dibahas di artikel kunyit dan temulawak di pekarangan.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

Tersedia di toko resmi TokoPertanianOrganik.com (Grha Indonesia Organik, Kebumen).

Pertanyaan Seputar Cara Budidaya Temulawak

Apakah temulawak bisa dipanen sebelum 9 bulan?

Bisa, tetapi rimpang belum maksimal dan kandungannya lebih rendah. Untuk hasil terbaik, panen saat daun mengering.

Apakah temulawak bisa ditanam di polybag?

Bisa dengan polybag atau karung besar, media gembur, dan penyiraman teratur.

Rujukan

  • Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Kementerian Pertanian RI: budidaya temulawak.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.