Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Panduan Produk

Metarizium untuk Uret dan Hama Tanah di Kebun Palawija

Metarizium untuk Uret dan Hama Tanah di Kebun Palawija

Ringkasan cepat soal metarhizium untuk uret: Uret adalah larva kumbang yang hidup di dalam tanah dan memakan akar jagung, kacang tanah, singkong, dan tanaman palawija lain. Metarhizium adalah jamur yang secara alami menginfeksi uret. Takaran pada label GMN Metarhizium adalah 100 gram per tangki 15–20 liter untuk sekitar 1.000 m², disiram ke tanah pada sore hari saat tanah lembap.

Pencarian “metarhizium untuk uret” biasanya datang dari petani yang mendapati tanaman layu tanpa sebab jelas, lalu menemukan larva putih melengkung seperti huruf C saat menggali di sekitar akar.

Mengenali Serangan Uret

  • Tanaman layu dan menguning padahal tanah cukup air.
  • Tanaman mudah dicabut karena akarnya habis dimakan.
  • Saat tanah digali, ditemukan larva putih bertubuh melengkung dengan kepala cokelat.
  • Pada kacang tanah, polong bisa berlubang atau rusak.

Serangan pada kacang tanah juga dibahas di artikel hama kacang tanah.

Cara kerja Metarhizium pada uret
Cara kerja Metarhizium pada uret

Kenapa Metarhizium Cocok untuk Uret

Uret hidup di dalam tanah sehingga sulit dijangkau semprotan biasa. Metarhizium justru hidup di tanah dan bekerja di tempat yang sama dengan uret. Spora menempel di kulit uret, berkecambah, masuk ke tubuhnya, lalu berkembang sampai uret mati. Uret yang mati kemudian menjadi sumber spora baru.

Yang perlu dipahami: jamur bekerja lebih lambat dibanding racun kimia. Uret biasanya berhenti makan dalam beberapa hari, dan hasil paling terasa bila aplikasi dilakukan sebelum populasi meledak.

Cara Aplikasi Sesuai Label

Takaran

Takaran label Air Luas
100 gram GMN Metarhizium 1 tangki 15–20 liter ± 1.000 m²

Langkah

  1. Larutkan 100 gram Metarhizium dalam sedikit air, aduk, lalu masukkan ke tangki dan tambahkan air sampai 15–20 liter.
  2. Aplikasikan sore hari ketika sinar matahari tidak terik, karena sinar ultraviolet merusak spora.
  3. Siram atau kocor ke tanah di sekitar pangkal tanaman, bukan ke daun.
  4. Pastikan tanah dalam kondisi lembap. Bila tanah kering, siram air terlebih dahulu.
  5. Habiskan larutan pada hari yang sama.

Waktu terbaik

  • Saat olah tanah atau sebelum tanam, terutama di lahan yang musim lalu terserang uret.
  • Awal musim hujan, saat uret aktif naik mendekati permukaan.
  • Diulang sesuai petunjuk label bila serangan masih terlihat.

Penjelasan tentang aplikasi sore hari agar spora tetap hidup juga ada di artikel Metarizium untuk wereng dan uret.

Pengendalian Pendukung

  • Olah tanah membalik tanah sehingga uret terpapar burung dan sinar matahari.
  • Pupuk kandang harus matang; pupuk kandang mentah bisa menarik kumbang bertelur.
  • Kumpulkan uret yang terlihat saat mengolah tanah.
  • Rotasi tanaman membantu memutus siklus hama tanah; lihat artikel rotasi palawija setelah padi.

Hal yang Membuat Metarhizium Tidak Bekerja

Kesalahan Akibat
Aplikasi siang hari terik Spora rusak sebelum menempel
Tanah sangat kering Spora sulit berkecambah
Dicampur fungisida kimia Jamur ikut mati
Produk disimpan di tempat panas Spora mati sebelum dipakai

Cara menyimpan agen hayati ada di artikel menyimpan pupuk hayati.

Contoh Jadwal di Kebun Palawija

Waktu Kegiatan
Saat olah tanah Kumpulkan uret yang terlihat, benamkan pupuk kandang matang
Sebelum atau saat tanam Aplikasi Metarhizium ke tanah sore hari (100 g / 15–20 L / ± 1.000 m²)
2–4 minggu setelah tanam Cek tanaman layu; gali satu–dua titik untuk melihat uret
Awal musim hujan berikutnya Ulangi aplikasi bila lahan punya riwayat serangan

Membedakan Uret dari Penyebab Layu Lain

Tidak semua tanaman layu disebabkan uret. Sebelum membeli apa pun, gali dan periksa akarnya:

  • Akar habis terpotong dan ada larva putih → uret.
  • Akar utuh tetapi pembuluh batang cokelat → kemungkinan layu jamur; pencegahannya dengan Trichoderma, lihat artikel Trichoderma.
  • Pangkal batang berlubang dan ada semut atau rayap → lihat artikel semut dan rayap.

Diagnosis yang tepat membuat biaya pengendalian tidak terbuang.

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

  • GMN Metarhizium — jamur entomopatogen untuk wereng, uret, kumbang, belalang

Tersedia di toko resmi TokoPertanianOrganik.com (Grha Indonesia Organik, Kebumen).

Pertanyaan Seputar Metarhizium untuk Uret

Apakah Metarhizium aman untuk tanaman?

Metarhizium menyerang serangga, bukan tanaman. Tetap gunakan sarung tangan dan masker saat mencampur.

Berapa lama uret mati setelah aplikasi?

Umumnya beberapa hari sampai sekitar dua minggu, tergantung kelembapan tanah dan ukuran uret.

Bisa dicampur dengan Trichoderma?

Keduanya jamur baik, tetapi sebaiknya diaplikasikan terpisah sesuai petunjuk label masing-masing agar tidak saling bersaing di dalam tangki.

Rujukan

  • Label kemasan GMN Metarhizium: takaran 100 g per tangki 15–20 L untuk ± 1.000 m².
  • Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian RI: pemanfaatan agens pengendali hayati.

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.